BERITA

10 Finalis Kalbe Junior Scientist Award 2019

Posted: 10/16/2019 | Views: 787
Setelah melewati tahap penjurian panjang dan alot, sampailah keputusan para juri pada 10 nama siswa yang lolos pada tahap seleksi dua Kalbe Junior Scientist Award Goes Digital 2019.

Diskusi para juri berlangsung alot karena karya-karya yang diajukan siswa danyang telah melalui proses mentoring tersebut disebut sebagai karya yang ‘melampaui cara pikir mahasiswa lulusan S1, bahkan S2’ oleh salah satu juri KJSA, Onno W. Purbo. 

Onno juga menambahkan jika Dinas Pendidikan harus melirik anak-anak ini jika ingin memajukan sumber daya manusia mumpuni. Bayangkan saja, anak-anak yang masih duduk di sekolah dasar dan sekolah menengah ini sudah bisa mencipta dengan sangat baik, apalagi kalau dikembangkan pada tahap lebih jauh lagi.

Para juri lainnya pun mengakui kehebatan siswa-siswi SD dan SMP ini sehingga proses penjurian memakan waktu cukup panjang dan alot dengan masing-masing juri  menyorongkan nama siswa yang mereka anggap baik untuk mendapat dukungan dari juri lainnya. Bahkan sebagian juri mencoba melakukan nego kepada panitia agar kuota finalisnya ditambah lebih dari 5 peserta karena menganggap banyak karya-karya bagus. Menyayangkan kalau beberapa karya yang baik harus dieliminasi. Tapi panitia tetap pada kesepakatan awal hanya meloloskan 5 finalis untuk kategori SD dan 5 finalis untuk kategori SMP. 
 
Pada penyelenggaraan KJSA Goes Digital 2019 ini para juri melihat banyak karya para peserta yang bagus. 

Berikut 5 karya SD dan SMP yang lolos pada tahap seleksi ke-2 atau 10 besar finalis:
Kategori SD
1. Anneke Nazeeya Setiawan dari Sekolah Kuntum Cemerlang “Kick It Out” dengan mentor Bapak Dewis Akbar
2. Ghirta Mahataksya dari SD Saraswati 3 Denpasar “Alat Pengisian Botol Otomatis” dengan mentor Bapak Setyo Purnomo
3. Muhammad Akbar dari Syafana Primary Islamic School “Alat Cuci Tangan Otomatis.” dengan mentor Bapak Herry Kwee
4. Mahrus Ali Fawwas dari SD Muhammadiyah Manyar Gresik “Detektor Aktif Kadar Alkohol” dengan mentor Bapak Handy Darmawan
5. Zayyan Ahmad Hanan dari SDIT Darul Abidin Depok “Kampanye Pelestarian Sda Minecraft” dengan mentor Bapak Ikhlasul Amal.
Kategori SMP
1. Gavin Malik Setiawan dari Sekolah Kuntum Cemerlang “Jemput Aku” dengan mentor Bapak Mohamad Imam Afandi
2. Kurnia Ramadhani Wibawaningtyas dari SMP N 1 Bantul “Alat Pemberi Nutrisi Otomatis” dengan mentor Bapak Ikhlasul Amal
3. Else Windasari dari SMP 1 Jetis Ponorogo “Robot Orak-Arik Gabah” dengan mentor Bapak Dewis Akbar
4. Sofi Wulan Ramadhani dari SMP Muhammadiyah 2 Denpasar “Automatic Trash Machine” dengan mentor  Bapak Hemi Prasetyo
5. Callista Samantha Dina Charis dari SMPK Penabur Kota Wisata “Smart Digital Iot System” dengan mentor Bapak Herry Kwee

Beberapa juri mengatakan, selalu tidak mudah memilih karya dalam sebuah kompetisi saat banyak karya bagus dari para pesertanya. Tapi itulah kompetisi, tanpa mengurangi rasa kagum kepada 424 peserta yang sudah mengirimkan karya sains dengan sentuhan digital mereka. Panitia mengucapkan selamat bagi yang lolos seleksi tahap ke-2 dan jangan berhenti berkarya bagi yang belum berhasil...


PDAT/ Bernetta Nindya

Print

 

Comments
Leave a Comment
(not displayed)
CAPTCHA image
Enter the code shown above:

❮❮ Return to previous page