BERITA

Berbagai Kemajuan yang dicapai Usai Mentoring KJSA.

Posted: 10/3/2019 | Views: 135

Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) Goes Digital 2019 tampak berbeda dengan adanya sistem mentoring bagi 20 siswa terpilih. Tak hanya menjadikannya baru, adanya mentor yang bisa memberi masukan bagi siswa ini pun dianggap cukup membantu dalam penyempurnaan hasil karya peserta, terlebih memungkinkan diskusi antara murid, pembimbing dan mentor.

Hal ini dikemukakan oleh 3 pembimbing siswa yang lolos tahap seleksi. Yakni Petrus selaku pembimbing Darren Jose Yang dari SDS Narada, Riza Muhida selaku pembimbing Muhammad Akbar dari SD Syafana Primary School dan Triana Kusuma selaku pembimbing, Callista Samantha Dina Charis dari SMPK Penabur Kota Wisata. Ketiganya mengiyakan jika mentoring sangat membantu siswa menyempurnakan ide.

“Ya, sangat membantu karena akan mempercantik dan meningkatkan kualitas karya yang dibuat siswa dan dengan adanya advise dari mentor membuat perbaikan-perbaikan sehingga karya tersebut menjadi lebih baik dan siap dipresentasikan.” Tutur Riza Muhida (3/10)

Apalagi, mentor pun bersedia melakukan pertemuan tatap muka. Selain itu, mentor juga menanyakan permasalahan dan kemajuan karya sains secara rutin via pesan whatsapp. Misalnya pertemuan Callista dengan mentornya, Herry Kwee di sekitar Gading Serpong BSD yang memacu Callista untuk berdiskusi langsung dengan mentornya.

“Cukup membantu. Anak jadi terbuka ide dan wawasannya karena semua yang bertanya dan diskusi anak sendiri sama mentornya. Jadi ada masukan-masukan yang baik juga.” Tegas Triana Kusuma (3/10)

Untuk siswa yang tinggalnya jauh dari mentornya, mentor juga menerima penjelasan progres via video pendek yang nantinya akan dinilai langsung berupa masukan verbal tentang apa yang bisa diperbaiki. Hal ini pun dilakukan Darren dan Petrus, pembimbingnya yang setiap satu minggu sekali mengirimkan video berdurasi kurang lebih 10 menit untuk menunjukkan kemajuan pada karya sainsnya.

“Untuk saat ini, kami rasa cukup membantu.” Jawab Petrus singkat. (3/10)

Kegiatan mentoring yang dimulai tanggal 20 Sepember ini pun akan berakhir sebentar lagi, yakni pada tanggal 10 Oktober. Selama masa mentoring, siswa dengan aktif berkomunikasi dengan mentor mereka masing-masing dan terus mengembangkan karya sains mereka sambil didampingi pembimbingnya.

Menurut salah satu mentor, yakni Herry Kwee, perkembangan karya siswa ampuannya sudah bagus apalagi sudah banyak masukan yang diselesaikan oleh siswa yang bersangkutan. Perbaikan pun juga rajin dilakukan

“Kalau semua usulan berhasil diimplementasi, sebenarnya sudah cukup baik.” tutur Herry Kwee.

PDAT/Bernetta Nindya

 

 


Print

 

Comments
Leave a Comment
(not displayed)
CAPTCHA image
Enter the code shown above:

❮❮ Return to previous page