BERITA

Empat Manfaat Anak Ikut Lomba Sains

Sains hadir bagi anak untuk memberikan pengalaman berpikir kreatif
Posted: 9/5/2019 | Views: 273
“Menang kalah adalah hal biasa. Setidaknya kamu sudah mencoba”, kalimat itu sering muncul ketika kita dihadapkan pada kompetisi, tak terkecuali bagi anak.

Salah satunya adalah kompetisi dalam bidang sains. Sains hadir bagi anak untuk memberikan pengalaman berpikir kreatif, kritis dan efektif di mana menurut Triniti Grammar School (2018) “diperkirakan dalam beberapa dekade ke depan, sains dan teknologi adalah bidang yang paling diminati”. Sains juga mengajarkan kemampuan pengambilan keputusan rasional bagi anak-anak.

Memadukan sains dalam kompetisi juga menjadi cara memacu tumbuhnya bibit baru yang mampu menyelesaikan permasalahan dengan akurat dan efektif.

Profesor Thomas Good dan Jere Brophy (2016), mengatakan kompetisi membuat anak-anak mendapatkan pelajaran positif. Kompetisi memicu anak berpikir kritis, dalam mempelajari suatu permasalahan sampai menjadi ahli dalam bidang yang dipelajari. Kompetisi juga memberikan kesempatan bagi anak terlibat dalam kegiatan menyenangkan sekaligus memperkuat keinginan anak mencapai keberhasilan. 

Dr. Sylvia Rimm (2016), seorang psikologis sekaligus penulis buku “Why Bright Kids Get Poor Grades, And What You Can Do About It” menjelaskan bahwa kompetisi “mengajarkan anak tentang kegagalan. Iklim kompetisi juga  membantu anak belajar memahami kesalahan dalam prosesnya, memberi ruang untuk memperbaiki kesalahannya.”

“Kompetisi membantu anak untuk belajar bahwa orang-orang sukses adalah mereka yang bekerja keras dan pantang menyerah.” Tambah Timothy Gunn, Psy.D., neuropsikologis (2019). Contoh nyatanya seperti Thomas Alva Edison, penemu lampu pijar yang pernah gagal 10.000 kali  namun terus bangkit lagi. Demikian juga  Alexander Graham Bell, penemu telepon yang berjuang mematenkan karya sainsnya selama bertahun-tahun sebelum akhirnya berhasil.

Timothy Gunn, Psy.D, juga mengatakan anak-anak yang ikut berkompetisi akan mendapatkan social skills. Kemampuan berinteraksi dengan orang lain dengan lebih percaya diri. Kompetisi juga mendorong anak belajar menyampaikan ide di depan banyak orang secara jelas dan lugas. 

Dengan terbiasa tampil di depan umum akan menjadikan anak memiliki pribadi yang kuat, pekerja keras dan pantang menyerah. Kebiasaan hidup bersama dapat menjadikan anak ikut terbiasa berpikir dengan logika runtut seperti saat mencipta karya.

Namun semua itu akan tercapai tatkala berada dalam atmosfer kompetisi yang sehat. Dilansir dari parents.com, jika anak-anak mendapatkan kompetisi yang sehat, maka anak-anak ini akan: Pertama, memiliki semangat untuk terus mencoba agar lebih baik. Kedua, akan belajar lapang dada ketika gagal sekaligus tetap rendah hati ketika memenangkan kompetisi.

Ketiga, anak akan merasa percaya diri dan keempat, selalu ingin menemukan hal baru untuk dipelajari. Melihat kelebihan yang bisa didapatkan dari sebuah kompetisi, akan sangat baik jika anak mendapatkan lebih banyak kesempatan mengikuti kompetisi, apa pun bentuknya. Karena kompetisi bukan sekedar bicara menang kalah lebih dari itu karena banyak nilai positif di dalamnya untuk mengasah kemampuan anak dalam banyak hal.

PDAT/Bernetta Nindya


Print

 

Comments
Leave a Comment
(not displayed)
CAPTCHA image
Enter the code shown above:

❮❮ Return to previous page