BERITA

  • Image: Penjurian Kompetisi Sains KJSA Goes Digital  2019
    Penjurian Kompetisi Sains KJSA Goes Digital 2019
    9/19/2019
    Dari 424 karya sains SD-SMP ini akan diseleksi menjadi 20 karya terbaik. Mereka yang masuk 20 besar yang terdiri dari 10 kandidat SD dan 10 kandidat SMP akan didampingi  mentor untuk proses pendampingan agar karyanya mendekati karya sains yang lebih ilmiah.
  • Image: Dukung Potensi Anak di Bidang Sains
    Dukung Potensi Anak di Bidang Sains
    9/19/2019
    “Saya terkagum-kagum ada anak SD dan SMP bisa berkarya begini. Sayang di kurikulum tidak ada padahal ada kemauan. Dinas Pendidikan harusnya mendukung.” Celetuk Onno W. Purbo, selaku juri Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) membuka diskusi.
  • Image: Machine Learning, Pemrograman, Coding dan Sains
    Machine Learning, Pemrograman, Coding dan Sains
    9/19/2019
    Machine learning bisa diibaratkan seperti ketika kalian belajar naik sepeda! Loh kok bisa? Coba, bayangkan ketika kalian belajar naik sepeda, mungkin kalian mulai dari memasang roda tambahan agar tidak jatuh, lalu mulai melepas roda itu dan berusaha naik sepeda roda dua. Ketika pertama kali naik sepeda, pasti sulit dan kalian mungkin terjatuh, kan? Di sinilah kalian belajar menemukan cara agar berhasil. Nah, begitu pula dengan machine learning, mereka melakukan pola berulang dengan cara lain sampai berhasil.
  • Image: 6 Tips Menang Kompetisi Sains
    6 Tips Menang Kompetisi Sains
    9/17/2019
    Jika ada yang menang, maka ada yang kalah. Tapi bagaimana caranya menang? Apa sih kuncinya? Berikut 6 tips agar kalian dapat memenangkan kompetisi sains menurut Amber Hess, seorang mentor dari Science Buddies Online Mentoring Program. Ia juga pernah memenangkan banyak kompetisi seperti menjadi finalis Intel Science Talent Search, Semifinalis kompetisi Siemens Westinghouse, Pemenang Intel International Science and Engineering Fair, dan Pemenang California State Science Fair.
  • Image: Wisata Gratis Keliling Jakarta dengan Bus
    Wisata Gratis Keliling Jakarta dengan Bus
    9/16/2019
    Berbeda dengan Bus Transjakarta lainnya, bus yang diberi kode BW (Bus Wisata) ini memang memiliki rute dan shelter sendiri. Jika Bus Transjakarta berhenti di halte, bus ini justru berhenti di pinggir jalan Juanda sebagai shelter utama. Meskipun diparkir di pinggir jalan, PT. Transjakarta menyediakan dua tenda bagi calon penumpang untuk berteduh.